Ramai Video, Curhatan Istri yang Tidak Bisa Ikut Kumpul Arisan

16373 views Leave a comment
pixabay.com

Belum lama setelah ramai video pelakor yang ketahuan sama istri sahnya, dimaki dan dihujani uang oleh istri sahnya. Sekarang ramai video yang bercerita tentang seorang istri yang kesehariannya disibukkan dengan rutinitasnya sebagai ibu rumah tangga sampai tidak ada waktu untuk ikut kumpul dengan temannya, hanya sekedar arisan.

Video Curhatan Istri yang Tidak Bisa Ikut Arisan

Dalam video yang cukup Panjang itu, ada seorang perempuan yang sedang menerima telepon dari salah seorang temannya, yang mengundangnya untuk datang ke acara arisan. Perempuan tersebut bercerita, bagaimana susahnya jadi ibu zaman now. Dia yang seorang ibu rumah tangga, ibu dari dua orang anak.

Jadi ibu zaman now harus bisa kumpul-kumpul dengan ibu yang lainnya, baju harus seragam, difoto barengan. Ikut arisan, nongkrong, dan lainnya. Kalau nggak ikutan dicibir, dibilang sombong. Padahal bukan sombong bu, tapi memang banyak pekerjaan yang harus dilakukan di rumah. Harus beres-beres rumah, nyuci, nyetrika, ngurus keperluan anak, belum ngurus bisnis, semua dilakukan sendiir tanpa asisten rumah tangga. Jadi nggak ada waktu untuk sering kumpul dengan ibu-ibu yang lain.

Jadi Ibu Zaman Now

Jadi ibu zaman now memang kadang banyak dramanya, kumpul satu kelompok ada berapa puluh orang, buat grup whatsapp, tapi dibelakang itu buat grup Whatsapp lain, yang hanya beberapa orang saja, ngomongin yang lain. Kalau kumpul, bukan hanya harus seragaman bajunya, jilbabnya, tas juga kadang jadi ajang pamer merk. Jumlah nominal arisannya juga kadang suka nggak masuk akal.

Jadi ibu zaman now, kalau nggak punya geng kumpul, kayanya dibilang kuper, gak eksis, dan lainnya. Bersilaturahmi itu penting ya Bu, tapi ada waktunya, nggak juga harus setiap minggu kumpul, makan-makan, foto-foto, dan lainnya. Bertemu untuk silaturahminya sih memang oke, mempererat silaturahmi itu memperpanjang usia dan memudahkan rezeki, tapi tidak dengan membicarakan orang lain di dalamnya, menjelekkan teman lainnya, apalagi menggosip.

Terkadang juga memang suka berlebihan, ketika ajang kumpul itu. Menggunakan pakaian mewah, serba bermerk. Ia kalau bagi yang memang mampuh memilikinya, tak jarang juga yang memaksakan hanya sekedar biar terlihat wah. Sesuatu yang harus kita kaji lagi ya Bu, kembali luruskan niat silaturahminya karena memang ingin mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya memutuskan tali persaudaraan.

(Visited 1 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]