Presiden Jokowi Nonton Film Dilan 1990

23272 views Leave a comment
liputan6.com

Demam film Dilan 1990 ternyata belum reda, masih saja ramai yang membicarakannya. Mulai dari masyarakat biasa, artis, hingga para pemimpin pemerintahan pun tidak mau kalah untuk menyaksikannya. Film yang berlatar belakang tahun 1990 itu, telah membuktikan mampu menyedot banyak penonton untuk menyaksikan film yang diangkat dari sebuah novel karya Pidi Baiq. Bahkan telah memikat Bapak Presiden Jokowi, untuk datang ke bioskop pada Minggu, 25 Februari 2018. Pak Jokowi ditemani Putrinya Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution suaminya, beserta para pengawal presiden. Membaur dengan para penonton lainnya untuk menyaksikan film Dilan 1990.

Dilan dan Rindu

Jauh sebelum filmnya ramai diputar di bioskop tanah air, novelnya Dilan 1990 tetiba jadi banyak yang memburunya, hanya sekedar ingin membacanya sebelum menyaksikan filmnya. Dalam cerita Dilan sarat dengan beberapa kutipan kata-kata romantis. Seperti “Rindu itu berat, kamu enggak akan kuat. Bia raku saja” hingga kini kata-kata itu menjadi bertebaran di media social, orang ramai membuat status tentang Dilan dan Rindu, baik itu hanya sekadar kutipannya, ditambahkan dengan Bahasa sendiri, atau meme yang lengkap dengan gambar mewakili kalimat tersebut.

Ternyata Pak Jokowi pun ikut terbius, setelah menyaksikan film Dilan, Beliau menyampaikan kesannya kepada para wartawan, bahwa setelah nonton Dilan, jadi rindu dengan istrinya, Iriana. Sudah 2 hari tidak bertemu, karena ada acara yang yang harus dihadiri istrinya di Solo.

Mengambil Hikmah dari Film Dilan

Terlepas dari pro dan kontra tentang isi cerita dan adegan dalam film Dilan. Apapun itu, yang pasti film Dilan sudah menyedot banyak perhatian. Itu artinya masyarakat merasa terhibur. Tentang isinya akan selalu ada sisi baik dan buruk dalam hal apapun itu. Tentu saja hal tersebut, yang baiknya diambil untuk dijadikan contoh, yang kurang baiknya dibuang. Tahu bahwa Islam telah mengatur sedemikian rupa tentang cara bergaul antara laki-laki dan perempuan. Tahu bahwa adegan Dilan dan Milea yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang laki-laki atau perempuan, apalagi sudah baligh, jangan dicontoh. Lihat sisi lainnya dari film tersebut yang baiknya pun banyak. Belajar tegas ambil keputusan, menjalin hubungan dengan teman, keluarga, dan tentang kesederhana di massa itu. 

(Visited 1 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]