Begini Cara Bijak Bersosial Media

2778 views Leave a comment

Bagi sebagian orang menggunakan media social menjadi bagian dari rutinitas. Karena saat ini media sosial bukan saja hanya sebagai media komunikasi untuk menjalin silaturahmi dengan yang berbeda tempat tinggal. Lebih dari itu, media sosial telah bertambah fungsi menjadi tempat untuk berpromosi dan berbisnis. Sebut saja beberapa media sosial yang kini banyak orang memiliki akunnya, seperti Facebook, Instagram (IG), Twitter, dan Youtube.

Menggunakan Media Sosial

Ada banyak orang yang menggunakan media sosial, dengan berbagai macam latar belakangnya, kenapa memiliki dan menggunakan media tersebut. Informasi menjadi sangat cepat beredarnya sejak media sosial banyak yang menggunakannya. Orang juga dapat dengan mudah mengakses orang-orang yang mungkin sebelumnya hanya mendengar namanya saja lewat berita di media cetak atau elektronik. Saat ini bisa langsung ngobrol, mengetahui kesehariannya.

Terlepas dari semua kelebihan yang dimiliki media sosial, seperti salah satu tempat untuk membuka tali silaturahmi dengan yang jauh tempatnya, bisa menjadi tempat untuk belajar dari pengalaman orang lain dengan membaca statusnya. Ada saja sebagian orang yang memanfaatkan media sosialnya untuk meresahkan, seperti memposting video yang tidak seharusnya di publis, mengomentari akun orang lain dengan bahasa yang kurang baik, menyebarkan isu yang belum tentu benar atau tidaknya. Membuat status yang provokatif.

Bijak Menyikapi Media Sosial
Zaman sekarang ini, dengan berbagai kemudahan yang ada. Memang mengharuskan masyarakat untuk menjadi lebih cerdas menyikapinya, apapun itu tak terkecuali media sosial. Jelas dalam Islam disebutkan bahwa bersilaturahmi itu membuka pintu rezeki dan memperpanjang usia.

  • Jangan jadikan akun medsosnya untuk mencari musuh.
  • Buat untuk memperbanyak teman.
  • Share dalam hal kebaikan, untuk saling mengingatkan satu sama lainnya, karena pada dasarnya kita ini bersaudara, ada yang saudara seiman, saudara satu suku, dan satu bangsa Indonesia.
  • Jangan sampai menjadi tempat untuk menjelekkan atau menggibah.
  • Jangan sampai mudah terprovokasi.

Sebaiknya hindari segala sesuatu yang akan menambah panas atau keruh keadaan. Karena terkadang manusia selalu tertarik dengan kekurangan orang lain. Sebagaimana yang dikatakan Ali bin Ali Thalib, “yang terburuk dari kesalahan kita adalah ketertarikan kita pada kesalahan orang”. Sebaliknya, jadikan media sosial jadi tempat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Jadi, mari belajar bijak dalam menggunakan media sosial.

(Visited 1 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]